Follow Me

Jangan Menghalangiku! Aku sendiri Tak Tahu Kemana Kakiku Akan Melangkah!
Showing posts with label mellow. Show all posts
Showing posts with label mellow. Show all posts

22 January 2014

mereka dan kehidupannya

nggak jarang aku merindukan mereka, mereka yang sudah asyik dengan kehidupannya masing-masing
yaa
seperti contohnya mantan teman sekamarku saat kos yang nggak akan pernah jadi mantan sahabat, aku merindukannya
rindu suara daun pintu yang dibukanya lewat dini hari, dia baru pulang kuliah
rindu makan bareng, jalan bareng, kere bareng, rindu, iya rindu!
dan saat kita pisah kosan, aku menghubungi dia bermaksud mengajaknya keluar untuk makan bareng, tapi dia sibuk, sibuk dengan kehidupannya, kesibukannya

lain lagi dengan seseorang yang jauh, dia yang sebenarnya paling dekatsahabatannya denganku. bagiku sih, entah menurutnya. kota malang tempatnya berkuliah dengan teman-teman yang..yaaah kalo menurut updateannya di twitter seru-seru, dia punya rumah di malang sekarang membuatnya sudah lupa akan kota gresik...dan aku, mungkin. semenjak aku ingkar nggak bisa nemenin main sm temen2 yang lain karena luka di paha bawahku kegencet dan lagi seret, aku rasa hubungan kita berdua agak gimanaaaaa gitu. terlebih lagi ketika tahun baru karena aku memilih tahun baru sama bocah limo daripada sm mereka. entah rasanya aku serba salah, tapi aku nggak mau disalahkan karena lelakinya memang berada dalam lingkup itu, so.... yunolah, aku yang lelakiku di luar lingkup menjadi sedikit...ya sudahlah persepsi tiap orang berbeda-beda. rindu bawelnya, rindu window shoppingnya, rindu... rindulah pokoknya. karena dulu tiap weekend kita masih menyempatkan waktu, entah itu ke es nona atau wifi ke mcd.

dia yang satu lagi, aku memang tidak dekat dengannya. hanya saja saat dia berulang tahun aku bermaksud mengajaknya bermain di kota gresik. tapi....lagi lagi ada kesibukan yang lainnya.

dan yang satu lagi yang lainnya. jadwal kita tak pernah sama, sama sekali tak pernah sama! kita berdua pengen main bareng tapi.... pas aku di sby dia di grs, aku di grs dia sby..bergitu seterusnya.

semua berubah, ya! aku merasakan hal yang seperti itu. everything has changed.
dan aku merindukannya.

27 July 2013

badmood




“Heh bro, lo tau nggak sih obat bete itu apa?”

Eza mengerutkan keningnya. “Bete?”

Aksa menganggukkan kepala. “Iya,, bete, bad mood. Lo tau nggak apa obatnya? Biar nggak bad mood lagi gitu maksudnya.”

Eza mengangkat kedua bahunya. “Kenapa emangnya?”

Aksa menghela napas panjang. “Gue bingung deh sama Luna. Lo tau banget kan kalo gue itu sayang banget sama dia. Tapi yang gue heran nih ya, dia hobi banget sama yang namanya bete. Dikit-dikit bete, apa-apa bete. Lha kan gue jadi bingung kudu gimana. Apalagi kalo ditanya gue harus gimana dia cuman bisa lempeng dan bilang nggak tau. Bete, kan?” Aksa membuang napas keras-keras. “Gimana menurut lo? Gue harus apa biar dia nggak bete terus?”

“Masalah lain kali?”

“Enggak, gue yakin nggak. Gue yakin ada yang salah sama diri gue sendiri. Tapi gue nggak tau apa itu. Apa mungkin respon gue ke dia salah ya?”

“Bisa jadi. Respon lo nggak sesuai sama yang dia harepin.”

Aksa menaikkan sebelah alisnya. “Terus?”

“Dia bete waktu lo sama samaan dia nggak?”

Aksa berpikir sejenak, kemudian… “Nggak tuh, dia kalo bete pas gue nggak sama dia.”

“Kalo lo ketemu dia, dia bete nggak?”
Aksa menggeleng cepat. “Nggak sama sekali. Dia sukanya ketawa mulu kalo sama gue.”

Eza menunjuk-nunjuk ujung hidung Aksa. “Nah! Itu dia. Dia bete karena nggak ada lo di sampingnya. Bisa jadi, kan?”

“Masa sih? Kan gue tetep kontakan sama dia?”

“Nah itu dia! Dia butuh wujud nyata lo di sebelah dia.”

“Lha kan gue bukan suaminya yang bakalan selalu di samping dia?”

“Hmmm…” Eza manggut-manggut. “Bisa jadi dia cemburu sama entah siapa yang ngehabisin waktu sama lo. Lo kan sering main sama anak-anak, futsal kek apa kek. Dan lo inget dia sering nungguin lo sampe kelar futsal tengah malem kan? Lo juga inget sampe dia ketiduran kan?”

Aksa manggut-manggut. “Apa bener itu ya?”

“Bisa jadi.” Tangkas Eza. “Dia butuh lo.”

“Mana bisa?” Aksa mengernyitkan dahinya. “Kalo di logika nih ya, gue nggak bisa terusan di samping dia. Gue juga punya dunia sendiri, temen-temen gue, keluarga gue misalnya.”
            “Lo harus punya pengganti lo buat dia.”

“Yang bener? Gue tergantikan dong?”

“Bukan gitu, maksudnya semacem permintaan maaf.”

“Gue harus…”

“Kasih apa yang dia suka..”

“Dia suka kalo gue ada di deketnya, bro..”

“Yang dia pengen, es krim, coklat, bunga, mungkin?” Eza menepuk bahu Aksa. “Lo harus kasih dia surprise kecil-kecilan biar dia seneng dan selalu ngerasa ada elo di deket dia.”

“Terus?”

“Ya lo kasih aja ke dia kalo lo ke rumahnya. Misal lo dateng terus kasih bunga, kan romantis. Lo harus bisa jadi sosok yang romantis.”

“Apa iya harus gitu? Lo kan tau sendiri gue bukan tipe yang kayak begitu.”

“Ya lo usaha, pe’a!” Eza menoyor dahi Aksa.

Aksa manggut-manggut. “Kalo nggak berhasil gimana?”

“Lo udah nyoba belom?”

“Belom.”

“Nah, jangan bilang nggak berhasil kalo belom nyoba. Paham?”

Aksa manggut-manggut.


**

Bete. Bad mood.

Aku sering mengalaminya, terutama sama Rama. Entah aku berasa jahat banget ngebetein dia.
Dan dengan sabarnya dia selalu bilang “Maaf, aku harus gimana?”
Entah aku yang kurang bersyukur mendapatkan sosoknya atau bagaimana, hanya saja aku selalu saja bete yang sebenarnya aku tau penyebabnya.
Aku cemburu.
Ya!
Aku cemburu. Sebenarnya bukan soal wanita yang lain. Hanya saja aku cemburu kalo dia selalu main sama teman-temannya yang sebenarnya juga temanku. Aneh? Banget.
Aku iri.
Layaknya hari ini. hari ini aku dari Surabaya sama Galuh. Entah fantasi harapan macam apa yang membuatku aka nada sosok Rama yang menungguku di depan rumah Galuh berniat untuk menjemputku. Akku tau itu tak mungkin terjadi. Rama manusia, dia sama sekali tak bisa tau apa yang ada di angan orang lain, aku misalnya.
Hanya saja…….aku menginginkan hal itu. Aku ingin Rama peka. Huf! Bodoh kan aku? Menyuruh seseorang untuk peka namun entah aku sudah peka atau belum. Bahkan aku pikir aku sama sekali nggak peka dengan keadaannya sekarang.
Aku : A | Rama : B
A : sori aku lagi bete badai, daaah
Masih deliver. Aku berharap! Ya! Aku selalu berharap Rama akan memberikan respon yang membuatku meleleh. Hmm seperti
B : lho… sayang bete kenapa? Maaf ya sayang dan blablabla
Pada kenyataannya..
B : Yauda kalo gitu, daaaah sayaaang :*
WHAT?!
Aku terharu, eh salah, aku sedih.
Secara logika, jawabannya memang tak ada yang salah. Namun secara rasa….bisakah kau memahaminya jauh lebih dalam apa yang tersirat?


Maafkan aku, sayang.



 

22 February 2013

kamu

aku begitu menyayangimu
namun lagaknya kamu belum juga move on
ya, kan?




:')

14 January 2013

no boyfriend = no friends

percuma menggelengkan kepala

tak ada satupun yang akan merespon apa yang kumau

mereka terlalu sibuk dengan dunia yang mereka jalin sendiri
entah kadang aku merasa di saat aku membutuhkan entah siapa (teman), aku merasa mereka tak ada yang mau mendekat

padahal aku selalu berusaha untuk selalu ada buat mereka
bukankah pertemanan juga harus simbiosis mutualisme?

24 August 2012

apa itu?

di saat yang lain membicarakan soal cinta
aku hanya bisa terdiam tanpa senyuman sedikitpun
aku tak mau mengeluarkan sepatah kata
menyumbangkan suaraku untuk beropini tentang cinta
LDR, PHP, entah apalagi namanya
seakan aku tak mau mengenalnya lagi
aku sudah terlalu rapuh
aku tak mampu menyusun kepingan yang tersisa
aku tak sanggup bangkit
aku sudah berusaha berkali-kali, mustahil
aku kelelahan
aku putus asa
aku menyerah
aku biarkan apa yang terjadi melewatiku dengan teganya
menusuk ke dalam
menembus relung jiwaku
berlebihan
namun itu yang aku rasakan
cinta itu rumit, complicated
aku bingung dibuatnya
maju-mundur mengenalnya
akankah bahagia?
namun, aku bosan
aku bosan dengan keadaan yang melulu seperti ini
mungkin orang lain beranggapan bahwa akulah destroyer hubungan mereka
aku pengganggu yang nggak bisa move on
aku terlalu stay di tempat
tanpa berusaha menemukan apa yang seharusnya kutemukan
cinta
apa itu cinta?

17 August 2012

tak (mau) tahu

entah. tak ada rasa sedikitpun yang kurasakan *tak mungkin*. ya! ada yang dekat yang nantinya pasti menjauh juga. begitulah. di saat ada sosok yang berusaha mengenalku, aku menyambutnya dengan hangat. kita bercengkrama, saling mengingatkan satu sama lain. mulai perbincangan yang sepele hingga lumayan berat. hal ini karena hati yang mungkin haus. sayangnya aku tak mampu. aku tak sanggup untuk membohongi apa yang sebenarnya terjadi. ya! lambat laun aku tersadar kalau bukan ini yang aku butuhkan, ini hanya angan, keinginan. aku mencoba. mencoba untuk tak (mau) tahu apa yang dibutuhkan hati.

14 February 2012

music for sale - so right ♪

Love is so funny
when you get hurt and you`re starting to laugh
just standing alone now
figuring why everything was going so fast

and all you`ve wanted
was someone and love will take care for the rest
like I can do
like I want to for so long

Love is a puzzle
and all you need is someone just to figure it out
don`t look away babe
cause u know I always be willing to try

I`ll wait you right here babe
cause I know that baby I`m not fooling around
baby I want you
just only you for so long

Reff :
Baby, I know what you feel and I`m so inspired
honey, if you let me with you I`ll fix you right
So Right We might as well go on together
cause baby I can love you better if you realize

I know that you`re sad babe
and all you need is love but love was not easy to find
don`t look far now
cause you know I always be waiting in front

I`ll always be here babe
even though I know you always left me behind
baby I want you
just only you for so long

I want to love, hold
give you all the care that you need
relax baby when you`re with me
cause I`ll be the one who holds you tight
tonight, baby when we`re together
this feeling will take you further
and you`ll be alright