Follow Me

Jangan Menghalangiku! Aku sendiri Tak Tahu Kemana Kakiku Akan Melangkah!

27 June 2016

repeat: on

 

malam ini playlist repeat on cuman lagu ini doang
uda puluhan kali
mellow dini hari
bikin baper sambil ngeblog
slideshow orang-orang yang pernah ada mulai ngeplay di otakku
ah...

Bundaran HI

sepertinya aku rindu....akan Jakarta dan setiap derap langkah itu.

20 June 2016

luluh yang sesaat.

tak perlu waktu lama untuk memilih outfit yang akan kukenakan malam ini
hitam.
aku selalu memilih warna favoritku untuk bertemu dengan orang yang (mungkin) kuanggap spesial
aku menunggu
aku berdiri di balkon sejak beberapa menit yang lalu, memastikan outfit yang ia kenakan agar aku tak salah kostum
tak lama motor sangar itu melaju perlahan dan berhenti di depan
aku tersenyum
ini kali kedua aku pergi dengannya semenjak ia memangkas rambutnya dan menjadi lebih...tampan (?)
ya, lagi-lagi aku tersenyum
kubuang jauh-jauh rasa jaim yang ada pada diriku
kali pertama berjalan di sebelahnya memasuki mall, bercanda sembari menikmati sepiring pizza
cerita-ceritanya.... membuatku hanya mampu menganggukkan kepala mencoba memahami
matanya... senyumnya.. ah, apalah artinya seonggok aku di matanya
tak mau muluk-muluk memposisikan diri di matanya
sederet cerita perempuan dibeberkannya di hadapanku sukses membuatku bungkam
tak tahu apakah aku juga harus membeberkan laki-laki yang pernah ada di balik layar kehidupanku?
entahlah
berada di hadapannya saat ini saja aku sudah mati rasa memohon pada Tuhan agar menghentikan waktu dan bisa berlama-lama dengannya
antrean panjang itu membuatku ingin berlama-lama ada di depannya lalu kemudian pura-pura pingsan agar ia membopongku
ah terlalu fiksi
lagi-lagi aku tertawa dibuatnya
field of experience-nya menarik, selalu membuatku tertawa dan sesekali memukul lengannya dengan manja
begitu pula dengannya yang juga memainkan lenganku
film itu...ikan-ikan unyu dengan memori yang pendek
dandanannya yang garang membuatku tertawa gemas mengingat film kartun unyu yang akan kita tonton
bangku bioskop yang menjadi saksi ketika aku berkata "lihat aku lihat aku" untuk memastikan apa yang dikatakannya bukan hoax
jemarinya yang sempat kurasakan ketika menyerahkan tiket
ah...
lagi-lagi aku tersenyum
tawa itu
ketika aku memainkan lengannya sepanjang jalan
tanjakan itu "ini kayak tanjakan bromo ya" lalu ia memainkan gas motornya seolah kita benar-benar berada di tanjakan. lalu kita tertawa. ia mencoba menggodaku.
aku suka.
lagi-lagi aku merasa luluh.
luluh yang sesaat
tak apalah
jaket kulitnya yang selalu kupegangi dengan erat, apakah kita akan berjumpa kembali?



bolehkah aku memintamu untuk mengulang momen ini untuk kesekian kalinya, kak?

14 June 2016

thank you, June! :)

ini postingan pertama di tahun 2016. yeay....
bulan Juni, bulan yang selalu dinanti setiap tahunnya.

setelah gedabrukan selama beberapa bulan setelah absen garap satu semester akhirnya......
usai sudah kelelahan yang membabi-buta ini.
aku lega....cukup lega
mampu tersenyum dan bertingkah semauku untuk beberapa waktu ke depan.
mampu untuk memikirkan dengan serius warna apa yang akan aku kenakan pada kebaya di bulan wisuda nanti. ehe ehe ehe.

14 Juni 2016, pukul 13.00
di ruangan berAC itu aku mempresentasikan apa yang aku kerjakan selama beberapa bulan dengan malas-malasan di setiap jengkalnya. sebuah penelitian yang kata diesmi "itu hasilmu kan? nggak bayar orang buat garap kan? yauda...lulus lulus!"
aku jawab sekenanya. ala kadarnya. tak ada satupun kata akademis yang bersandar di sel-sel otakku. hanya sebuah kalimat tanya "kapan ini akan berakhir? aku lelah"

dan waktupun menjawabnya sesuai dengan kehendak Tuhan.


terima kasih Groovy yang selalu ada dalam setiap moodyku, dalam setiap candaku yang kadang semena-mena tapi aku love kalian from the bottom of my heart. ini sungguhan.
sebagian dari commers yang kebetulan di kampus dan sudi berfoto bersama. ah kalian. aku bersyukur berada di jurusan yang menyenangkan ini ditambah dengan kalian yang mewarnai hari-hari selama 4 tahun ini.
This is it! ini namanya DEA. partner satu bimbingan yang hectic bareng. satu peminatan. udah dari masa dasar jurnalistik sukanya begadang bikin berita. saling support satu sama lain. curhat satu sama lain. ah. apalah aku tanpamu de. terima kasih selalu menguatkanku dalam keadaan apapun. terima kasih telah bersedia menjadi bahu dan menjadi tempat bom voice note tangisanku kala itu ahahahaha. kecup sayang untuk DEA.
dua makhluk menyebalkan. tapi....ah kalian. yang blue jeans adalah laki-laki pertama yang sudi menjadi teman baruku di Commers, ARTEK. yang kurus kering kerontang dengan kisah cinta drama asli. tapi bestfriend. ahaha. satunya MIN yang doyan ngebully tapi bakalan aku bully balik haha. sukanya bikin ketawa. tempat cerita kalo emang pingin cerita sih. wkwk.

hal yang menambah kebahagiaan adalah ketika makhluk-makhluk ini datang dengan bunga dan balon. GALUH MAYDA dan DIESMI aka kakek! ah kalian. aku kira kalian nggak bakalan dateng..................aku terharu, kalian yang selalu support aku dalam keadaan apapun. Mida yang support biar cepet ketemu jodoh kalo kelar skripsinya, Galuh support biar balik NET kalo kelar skripsinya. dan kakek support anggap aja sidang itu casting :"

I'm truly happy! couldn't be happier! 

terima kasih, Juni.
kado terindah yang membahagiakan.
welcome, 22.

08 December 2015

Jakarta Part 2; NET CJ Camp

20 November 2015; 19.30
henfonku berdering, net cj
Kok NET CJ nelfon malem-malem sih? batinku.
"Hey, Yen gue Thomas....bisa ikut nggak nge-camp tanggal 4-6 Desember besok?"
"Hah? ngapain, Mas?"
aku melongo, dengan tampang setengah bego.
"Nah kan kamu ngirim video selfie best moment..."

OH IYA!
jadi ceritanya aku ngirim video ke web netcj.co.id, video magangku bareng Rizky. dan yang ngedit Rizky, aku cuman upload doang, iseng-isengan sumpah.

Singkat ceritanya, aku fix mengiyakan produserku yang nelfon lepas jam kantor pake hotline NET CJ.

berangkat sendiri. (((sendiri)))
tanggal 2 Desember 2015
kereta Kertajaya jam 21.00, naik GO-JEK ke stasiun Pasar Turi. sambil ngegeret koper sama bawa ransel. sepatu running, seolah semua mata tertuju padaku.
kereta ekonomi, pertama kalinya ke Jakarta naik kereta ekonomi. di jadwalnya sih bakalan nyampe jam 08.30an, itu artinta kurang lebih selama 12 jam bakalan di kereta yang nggak satupun penumpangnya aku kenal.
oke.
sendiri dong naik kereta nggak ada pemandangan, malem kan. nggak ngerti mau longak-longok apaan. nggak mungkin scroll henfon mulu, sayang batre. dan cuman bisa kelesotan sejam tidur sejam melek. udah gitu doang. pegel. banget.

Kamis, 3 Desember 2015
untung keretanya on time, jadi sesuai di tiket itu aku udah nyampe di Stasiun Pasar Senen, stasiun sejuta umat. dan rencananya aku bakalan ke Tebet dulu (tempat kos lama).
naik deh KRL arah Tebet. jalan kaki dong. ke Tebet Utara 1C tercinta. terus ketemu sama mas kos, eh dibikinin teh anget, numpang mandeh, terus ngobrol bentar ama mbak Yuni juga. yauda, akku nitipin koper. terus cabut ngemall dulu naik angkot 44. angkot tercinta yang selama 2 bulan dulu magang ngangkut aku mulu kemana mana.

 oke, tujuannya ke GI.
beli pretzel doang, sama legging di Forever 21 (outlet andalan). karena sore aku kudu udah ada di Depok. jadi buru-buru banget sampe keringetan. eh iya, pas di GI aku ketemu Marco Ivanos sama Reza Pahlevi, artis ask fm gitu deh. aslinya si Marco ganteng binggo sumpah.
pesen grabbike. ke Kokas (Kota Kasablanka) jam 1 siang. jam jam macet. dan paknya salah! harusnya lewat jalan yang bawah masuk terowongan Casablanca, eh paknya lewat atas. haela. muter.
ke Kokas cuman beliin JCO buat kosan.

terus cabut. naik KRL dari stasiun Tebet ke arah Stasiun Universitas Indonesia. ceritanya aku nginep di kosan Yuanita (adek kelas SMA) yang kuliah di UI gitu. lagian aku pengen sekalian icip icip Depok gitu deh.
hujan.
naik bikun. trus jalan ke kosan di KuTek (Kukusan Teknik). malemnya makan Minastel (Mie Nasi Telor) enak sih, cuman porsinya aduhai gede banget. terus beli kue pancong. sumpah kenyang. gendut deh. saddaaap.

Jumat 4 Desember 2015
Jadwalnya jam 9 kumpul di kantor The East. oke, berangkat naik KRL dari Stasiun UI jam 8 pagi. gila rame binggo KRL nya kek ngajak berantem sumpah. yauda deh. terus turun di Stasiun Tebet. naik angkot 44 tercinta. turun Ambassador. jalan kaki deh ke The East. masuk gedung sambil nunjukin ID magang biar nggak pake nitipin KTP wkwk.
sambil nanya ke mas Thomas kumpulnya dimana aku naik lift ke 28 bareng anak-anak lain yang sambil nenteng koper. yakin deh mereka ikut NET Camp juga. ok, pas keluar lift ketemu Mas Thomas sm Mas Adrian (para produser NET CJ).
"Kalian kumpul dulu di garden aja ya....kalo lo kemana aja deh Yen, kan udah hafal kantor kan?"
aku manyun.
"Eeeh Yeye, makin manis aja lo." celetuk Mas Adrian sambil salaman. nih produser yang hoi ngegodain aku waktu magang dulu. sayangnya udah nikah ye...
udah pada ngumpul. kenalan. studi kantor.
ohya, ketemu ditto suaminya ayudia itu lho yg jd partner hostnya Sarah Sechan.

sampe siang dengerin Kang Dede. Mas Thomas. Makan Siang. sekitar jam 2 an cus deh ke Puncak, Bogor.
duduk bareng Clara (Jogja)
hujan.

nama campnya, D'Jungle.
kapan lagi ngecamp bareng NET CJ gretongan malah dikasih uang saku begini? hihihi.
agenda malamnya cuman dengerin cerita-cerita sm sharing session singkat sih. oh iya, sama perkenalan dikit gitu.

Sabtu, 5 Desember 2015
GAME!!!

seruuuuuuuuuuu bangeeeeeeettt!!!

malemnya awarding.
awardingnya udah macem FFI gitu. and then pas mau balik ke kamar kan ngelewatin mba angie, alias NonAngie, terus doi nyapa gitu. "Hey, cantik...ikut juga" kita berpelukan macem teletubies gitu. wkwk. wanginya subhanallah pacarnya Ge Pamungkas yang satu ini.

pemenang best selfie momentnya si Mia (Bogor), pemenang best momentnya Bang (lupa nama) dari Medan pokoknya yg ngeliput pesawat jatuh, dan CJ of the yearnya Bang Roedy Hartono. aku menang apa? aku mah cuman tim hore ahaha. ikut beginian aja puji syukur alhamdulillah.

Minggu, 6 Desember 2015
Pulang...





  check this out.



 Senin, 7 Desember 2015
pesawat jam 4 sore.

naik GO-JEK dari Depok-Gambir cuman 15rb, hihihi
nitip koper di Gambir. naik GO-JEK ke ITC Kuningan, jalan kaki ke Lotte Shopping Avenue, beli titipan temen. naik GO-JEK lagi ke Gambir. naik Damri. akhirnya tibalah di CGK.

go home.





done.
i couldn't be happier.
i'm gonna miss you all
i'll be back!

12 November 2015

pasangan

kali ini aku mau cerita sedikit serius, soal pasangan
rasanya semenjak kisah cinta yang terakhir ini kandas aku mulai jaga jarak dengan apapun yang lewat di kehidupanku.
trauma? entah. aku nggak berani bilang itu trauma. yang jelas aku lebih hati hati.

entah kenapa kebutuhan akan interaksi dengan lawan jenis cukup memang dibutuhkan. sebenarnya chat juga tak benar benar sepi. sesekali memang ada yang mampir, yang temen sma kampus sebelah, mas mas kampus sebelah yg udah lulus yg kenal via sebuah app, fansq dr sma, temen kampus, hanya saja.....

aku selalu mencoba untuk tidak hanyut ke dalam percakapan kita. karena apa? karena aku takut aku ada rasa namun endingnya berat sebelah. aku ada rasa sedangkan dia tak berniat punya rasa. sehingga nanti beda jalannya.

hmm...
kadang memang pengen rasanya ada satu yang pasti yang mungkin bakalan ngajakin serius. namun lagaknya Tuhan belum mengijinkan hal itu. memang, melihat aku yang begitu selektif, begitu hati hati
sampai ada teman sma ku yang sebenarnya nggak kenal aku banget nyeletuk "mantanmu lho banyak, ganteng ganteng juga". keyh itu dampak dari terlalu selektifnya aku seolah kalo misal foto mantan di pigora memang cukup tampan tampan semuanya, tapi ya cuman mampir. sama aja deh.

sebenernya juga nggak menggebu gebu, fase kehidupanku juga masih jauh. toh kalo misal pacaran sekarang apa njamin bakalan sampe nanti nanti? kan masih ada sekian tahun? takut aja kalo patah hati di tengah jalan. ya kalo ada yang ngobatin?

04 November 2015

waktu

terakhir naik taksi jauh itu waktu dari Tebet ke Soetta tapi perasaannya waktu itu bahagia
sekarang beda
tepat aku nulis teks ini pas lagi duduk di bangku belakang dengan seorang sopir taksi biru, Sby-Grs
aku menengok argo, 48rb itu saat nunggu palang kereta depan pasar turi.
"nggak salah kadang aku minta upah nyetir ke mama ato kakak kalo nyetirin ke sby, sini situ doang aja 48rb. pake gojek 10rb."

nggak lama, masih dalam posisi sama karena palang belom terbuka argo jadi 49.500
aku mikir lagi.
aku nggak gerak, tapi argo naik. padahal cuman paling 3 menitan nunggu udah naik aja.
semua karena waktu ya?
sedetikpun waktu itu berharga.

aku orangnya cukup ontime. bisa dihitung pake jari kalo aku molor. sekalinya molor ya karena temen yg janjian dia belom apa apa. but i always ready.

keluargaku yang ngajarin on time. karena apa? karena kita nggak boleh ngecewain orang yang janjian sama kita. gitu kata papa.

tapi eh kadang yg janjian sama kita yang lelet. sebel sendiri kan? susah ngajakin orang buat on time.
"kalo nggak on time nanti kerjaanmu diambil orang" gitu kata papa